Selamat Datang Di Blog Saya

Selasa, 03 April 2012

psikologi pendidikan (ANAK BERBAKAT, ANAK SLOW LEANER, ANAK KHUSUS)


1. Jelaskan mengenai pendidikkan anak berbakat.
a. mengenai pengalaman manca negara dan Indonesia
b. definisi anak berbakat
c. identifikasi anak berbakat
d. pendidikkan anak berbakat
Jawab:
a. Beberapa pengalaman negara maju dalam pendidikan anak berbakat:
      Amerika, pada tahun 1957 bangsa Rusia telah berhasil meluncurkan sputnik. Momentum ini membangkitkan bangsa Amerika, karena kekalahannya dalam bidang IPTEK dengan Rusia. Dan pada tahun 1958 diadakan konferensi mengenai pendidikkan yang bertujuan untuk menemukan mereka yang berbakat, sehingga perlu juga disiapkan guru - gurunya. Aplikasi teori psikologi ( teori belajar dan konsep kognisi ) dan pengkajian teknologi komputer merupakan dua hal yang kemudian amat berpengaruh terhadap masalah bakat dan aktualisasinya di Amerika Serikat.
    Jepang. Jepang telah mengunakan "Sistem Nasional Pendidikan Universal" untuk mengidentifikasi anak berbakat. Cara yang dilakukan adalah dengan sistem kompetisi yang amat ketat untuk memasuki lembaga - lembaga yang prestisius. Disamping itu pelayanan anak berbakat dilakukan melalui kegiatan ekstra kurikuler dan pengelompokan.
    Inggris. berbeda dengan Jepang dan Amerika, Inggris tidak mengenal adanya pengelompokan bagi gifted & talented. Meski terdapat perbedaan sosial yang tinggi, kesejahteraan rakyat Inggris dapat dikatakan merata. Oleh karena itu seorang guru idealnya harus mampu mengidentifikasi anak berbakat dalam kelas masing - masing dan juga harus dapat pula memenuhi kebutuhannya.
    Beberapa pengalaman negara berkembang dalam pendidikan anak berbakat:
Korea Selatan. Pengembangan pendidikan bagi anak berbakat di Korea di lakukan dalam dua tingkat:
    1. Tingkat nasional. Membuat inisiatif baru untuk mengembangkan dari kompetisi nasional menuju persainggan internasional.
    2. Pada tingkat swasta. Pemerintah korea telah melaksanakan dua rencana tindak utama untuk menjaring anak berbakat. yaitu rencana akselerasi dan rencana ditetapkannya perundang-undangan (1966) yang mengatur beberapa ukuran untuk menjamin adanya suatu bentuk belajar-mengajar yang berbeda-beda yang diarahkan kepada diversifikasi, kebutuhan-kebutuhan individual dari pengajar dan untuk memaksimalkan pengembangan potensi individu.
    Taiwan. Di Taiwan Kebutuhan pendidikan khusus bagi gifted & talented sangat penting karena telah berpengaruh terhadap pengharapan dan perhatian yang berhubungan dengan ekonomi dan keberhasilan sosial. Sejak tahun 1984 disusun undang-undang yang kemudian dikenal dengan nama SEL (special education laws), yang mengartikan gifted & talented meliputi individu yang memiliki satu atau lebih kulitas-kualitas seperti: gifted dalam kemampuan umum, gifted dalam bakat akademik, dan gifted dalam talent khusus.
    Indonesia, di Indonesia sendiri pendidikan untuk anak berbakat telah terlihat di tahun 1974 dimana saat itu pemerintah memberikan beasiswa bagi anak kurang mampu dalam bidang ekonomi namun berbakat. sayangnya kriteria yang di buat, dalam kenyataannya tidak bisa menjaring anak berbakat dengan baik. Kemudian pada tahun 1980, di Jakarta di kaji suatu pilot project yang diawali dengan identifikasi dan seleksi anak berbakat. Namun, karena masalah finansial kegiatan tersebut tertunda dan berhenti. Dan pada tahun 1989 lahirnya undang-undang No.2 tahun 1989 telah memberikan angin segar bagi pendidikan anak - anak yang berkemampuan khusus. dalam pasal 8 di cantumkan: "Warga negara yang memiliki kemampuan dan kecerdasan luar biasa berhak memperoleh perhatian khusus"
b. Anak berbakat memiliki beberapa sifat khusus biologis manusia seperti:
Produksi sel neuroglial yang tinggi memungkinkan bertambahnya aktivitas antara sel neuron (synaptic activity) yang berakibat adanya akselerasi proses berpikir.
Secara biokimiawi neuron - neuron tersebut menjadi lebih kaya, yang memungkinkan berkembangnya pola pikir yang kompleks.
Berkembangnya prefrontal complex otak, sehingga terjadi perencanaan masa depan, berpikir berdasarkan pemahaman, dan intuisi.
anak berbakat adalah anak yang mempunyai kemampuan yang tinggi dalam bidang-bidang seperti intelektual, kreatif, seni, atau bidang-bidang akademik khusus dan memerlukan perhatian-perhatian atau aktivitas yang tidak biasa disediakan oleh sekolah biasa agar bakat yang di miliki dapat berkembang secara penuh.
c. Ada dua tahap untuk mengidentifikasi anak berbakat.
1. Penjaringan anak berbakat. Pola penjaringan anak berbakat pada umumnya dilakukan dengan anggapan bahwa dalam skala makro terdapat 1% dari seluruh populasi adalah anak berbakat yang unggul, seperti contoh jika ada 300 juta orang dalam suatu negara maka kira - kira hanya terdapat 3 juta orang berbakat di negara tersebut. Dari 15% sampai 25% tersebut, masih diadakan seleksi yang lebih cermat. Pada seleksi ini biasanya peserta di bagi menjadi tiga kelompok. Yaitu kelompok yang sudah di pastikan tidak diterima, kelompok tengah yang belum tentu ditolak ataupun diterima, dan kelompok yang sudah pasti akan di terima.
2. Penyaringan anak berbakat. Tujuan dari penyaringan adalah memberikan dasar terhadap penilaian pada kemampuan, sifat, sikap, atau perilaku seseorang.
d.  Pendidikkan untuk anak berbakat harus memberikan peluang dan kesempatan seluas-luasnya kepada anak berbakat tersebut agar dapat mengaktualisasikan potensinya.  Untuk memberikan pelayanan pendidikan anak berbakat yang kita harus lakukan adalah mengenal bakat anak tersebut. ada beberapa prosedur untuk mengetahui bakat anak yaitu:
Melakukan analisis lapangan studi untuk menemukan faktor - faktor apa saja yang di perlukan supaya orang dapat berhasil dalam lapangan tersebut.
Dari hasil analisis itu di buatlah pencandraan lapangan studi.
Kemudian dari hasil pencandraan studi itu di ketahui persyaratan apa yang harus di penuhi supaya individu dapat lebih berhasil dalam lapangan tertentu
Dari persyaratan itu sebagai landasan disusun alat pengungkapnya (alat pengungkap bakat), yang biasanya berwujud tes.
Kemudian setelah kita mengenal bakat anak tersebut kita bisa mengikuti proposisi yang diajukan oleh Ward dan Kitano, empat diantara proposisi tersebut antara lain:
Pendidikan anak berbakat intelektual seyogyanya berbeda dengan anak lainnya, dengan menekankan yang dalam kepada aktivitas intelektual.
Pembelajaran anak berbakat harus diwarnai kecepatan dan tingkat kompleksitas yang sesuai dengan kemampuannya yang lebih tinggi di bandingkan anak normal.
Adanya penekanan yang luar biasa pada perkembangan kreatif dan proses berpikir tinggi.
Individu berbakat memerlukan konsiderasi khusus dalam pendidikannya karena mereka secara kualitatif berbeda dari individu lain.
2. Jelaskan mengenai pendidikan slow leaner
a. Definisi slow leaner
b. Bagaimana cara mendiagnosinya
c. Bagaimana pendidikan bagi slow leaner
Jawab:
a. Slow leaner bukan hanya mengacu kepada aspek kognitif saja (ketidak mampuan dalam berpikir), tetapi juga akan berpengaruh pada fungsi-fungsi psikologi yang lain.     Barometer internasional tentang cacat mental dapat kita lihat dalam AAMD (American Assosiation on Mental Deficiency). Di Indonesia sendiri barometer yang khusus seperti AAMD memang belum ada, tetapi ada beberapa patokan yang dapat kita gunakan dalam PPDGJ III (Pedoman Pengolongan Diagnosis Gangguan Jiwa II). Pada penderita cacat mental terdapat beberapa karasteristik yang menunjukkan adanya ciri - ciri khusus penderita, yaitu:
Keterbatasan intelektual (IQ berkisar antara 75 ke bawah).
Kesulitan dalam memenuhi tuntutan sosial.
Adaptive Behavior (perilaku penyesuaian diri) penderita sangat buruk.
Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa masalah cacat mental merupakan fenomena sociokultural yang kompleks karena melibatkan hal - hal yang kompeks dalam hal: Hubungan antar keluarga, Hambatan dalam pembangunan (SDM rendah dan tidak dapat berfungsi dengan baik), menjadi beban bagi semua orang, dan secara biologis berkembang dengan normal, tetapi secara psikologis, sosial dan moral tidak mengalami perkembangan yang normal dalam aspek biologisnya.
b. Cara mediagnosis seorang anak penderita slow leaner dapat kita lihat dari karasteristik - karateristiknya.
Mild Retardation, cara mendiagnosa anak yang menderita Mild Retardation adalah dengan cara melihat karateristik kognitifnya, karena penderita Mild Retardation secara fisik terlihat normal oleh karena itu sangat sulit untuk di dekteksi. Ciri-ciri karasteristik Mild Retardation: Kemampuan akademik berbeda dengan anak normal pada tingkat-tingkat tertentu, perbedaan kognitif lebih bersifat kuantitatif (sama - sama bisa berhitung seperti anak normal tetapi penderita Mild Retardation hanya dapat menghitung sampai jumlah tertentu, misalkan hanya sampai 3 digit), daya serap informasi lambat, dan inneficient learner (tidak dapat belajar secara efisien).
Moderate Retardation, cara mendiagnosa anak yang menderita Moderate Retardation adalah dengan melihat ciri-ciri fisiknya. Karena, fisik penderita Moderate Retardation berciri-ciri seperti: Kepala besar sehingga tidak proporsional, anggota tubuh cenderung pendek - pendek (trunk/dada pendek), hidung pesek, mata mongol, rambut merah, gigi runcing dan rapuh, kulit bersisik, kadang - kadang kornea berkabut.
Severe Retardation, karateristik anak penderita Severe Retardation biasanya Hiperkinetik yaitu ketidakmampuan mengontrol aktivitas geraknya. misalkan jika penderita ini sedang berlari ia tidak dapat berhenti sehingga akan menabrak sesuatu. Tidak dapat melakukan komunikasi (hanya ada sign bila terjadi proses fisiologis yang di rasakan, misalkan jika anak penderita ini ingin kencing maka dia akan berjalan muter - muter. Kekebalan tubuh rendah sehingga harapan hidupnya rendah (hanya sampai usia belasan)
Profound Retardation. karasteristik fisik penderita Profound Retardation biasanya tidak sempurna sehingga harapan hidup sangat rendah (antara usia 2 - 10 tahun) dan karasteristiknya seperti bayi yang tidak dapat melakukan apa - apa dan tidak dapat bersuara.
c. Penderita slow leaner akan menjadi sangat parah karena dibesarkan dalam lingkungan primitif (masa pekanya terlewati tanpa adanya stimulus). Oleh karena mereka harus dilatih khusus, terapi, dan psikolog juga merupakan cara yang tepat. Jangan memaksa anak penderita Slow leaner bersekolah kalau sianak tidak mampu dan melarang anak beraktivitas karna akan menyebabkan taraf retardasinya menjadi rendah.
3. Jelaskan mengenai pendidikan anak khusus.
a. Definisi anak khusus
b. Jelaskan mengenai kategori anak khusus
c. Bagaimana mendiagnosi anak khusus
d. Bagaimana pendidikan mengenai anak khusus
Jawab:
a. Individu khusus adalah individu yang secara jelas/signifikan berbeda dari yang normal dan mengalami hambatan untuk mencapai sukses dalam aktifitas sosial, personal, dan pendidikan yang sangat dasar. ada beberapa istilah yang digunakan untuk mengategorikan seseorang sebagai anak khusus.
disabled, adanya gangguan fungsi pada aspek fisik, sosial, dan learning (kemampuan belajar).
Impaired, gangguan fungsi - fungsi indera sensoris.
Disordered, gangguan dalam kemampuan belajar dan perilaku sosial yang sifatnya spesifik.
Handicaped, masalah gangguan intelektual dan fisik.
Exceptional, gangguan yang menunjuk pada individu-individu yang berada pada ekstrim kanan ( kemampuan jauh diatas rata-rata orang normal), dan pada ekstrim kiri (lebih rendah dari rata-rata orang normal). sehingga menimbulkan "pengecualian" atau kekhususan.
Karakterisktik spesifik dari anak-anak spesial ini adalah adanya ketidak selarasan dalam tingkatan perkembangan fungsional. Yang dalam hal ini meliputi tingkat perkembangan.
1. Sensorimotor
2. Kognitif
3. Kemampuan berbahasa
4. Ketrampilan diri
5. Konsep diri
6. Kemampuan berinteraksi sosial, serta
7. Kreativitasnya
b. Individu dengan kemampuan khusus di kategorikan sebagai berikut:
Sensory Handicapped (hambatan sensoris) ada hambatan dalam kemampuan pendengaran dan penglihatan.
Mental Deviation (penyimpangan mental) menunjuk kepada penyimpangan mental, ekstrim kiri dari kurve normal (kemampuan dibawah rata-rata) dan penyimpangan mental ekstrim kanan (kemampuan diatas rata -rata).
Communication Disorder (penyimpangan komunikasi), meliputi semua hambatan yang berkaitan dengan kemampuan berbicara dan berbahasa.
Learning Disabilities (hambatan belajar), ada hambatan dalam belajar yang tidak disebabkan oleh faktor - faktor fisiologis.
Behavioral Disorders (penyimpangan perilaku), ada hambatan dalam perilaku karena masalah - masalah emosional.
Physical Handicaps (hambatan fisik), adalah hambatan karena bagian tubuh cacat atau tidak ada.
Masing- masing kategori disesuaikan dengan sistem pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah di setiap negara. Seperti pada pemerintah indonesia, seperti :
a)   Tuna Netra                : SLB A
b)   Tuna Wicara & Tuna Rungu        : SLB B
c)   Tuna Grahita                : SLB C
d)    Tuna Daksa                : SLB D
e)    Tuna Laras                : SLB E
f)    Berbakat/ Grifted                : SLB F
            Kategori anak khusus di Indonesia dibagi menjadi lima kategori yaitu:
Tuna netra (buta), tuna wicara dan rungu , tuna granital/mental, tuna daksa/cacat fisik, dan tuna laras.
 c. Cara mendiagnosa seorang individu khusus ialah dengan melihat karasteristiknya.
    Tuna netra adalah individu yang memiliki hambatan dalam penglihatan ini disebabkan karna faktor bawaan maupun faktor eksternal.
Faktor bawaan, karna ayah dan ibu memiliki kelemahan yang sama.
Faktor eksternal, misalnya karna kecelakaan.
    Tuna wicara atau tuna rungu adalah individu yang memiliki hambatan dalam pendengaran ini disebabkan karena adanya gangguan pada alat-alat pendengaran yang menghambat penguasaan yang mendasar dalam kemampuan berbahasa. Tetapi secara umum dapat dibedakan atas faktor bawaan dan faktor eksternal. Perkembangan sosialnya biasanya terhambat karna mengalami hambatan komunikasi dan belajar.
    Tuna Grahita/mental adalah  individu yang memiliki tingkat inteligensi di bawah rata - rata. Kemampuan kognitif penderita ini di bawah normal sehingga pendidikan yang diberikan tidak menitikberatkan pada aspek kognitif tetapi mengembangkan aspek-aspek lain yang masih dapat berfungsi secara normal.
    Tuna daksa/cacat fisik, penyebab tuna daksa antara lain: kaki tidak sama besar, polio, cacat kaki karena cerebral palsy, amputasi, cacat karena kebakaran yang permanen, pengaruh obat - obatan.  Apabila hambatan - hambatan ini tidak langsung di tangani secara khusus maka akan menyebabkan hambatan pada bagian tubuh normal lainnya dan dapat pula menghambat perilaku dan kemampuan kognisinya.
    Tuna laras, penderita tuna laras adalah remaja yang telah melakukan tindakan yang melanggar norma - norma/hukum sehingga pelakunya akan memperoleh sangsi hukum, atau kenakalan yang menjurus pada tindakan kriminal yang dilakukan oleh remaja (deliquency) secara berkali-kali. Tunalaras dapat disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal yaitu pengaruh dari lingkungan sekitar.
d. Untuk memberikan pendidikan bagi anak-anak khusus kita harus tahu terlebih dahulu individu tersebut masuk ke dalam kategori anak khusus apa. jika sudah tahu barulah kita dapat memberikan pendidikan apa yang pantas untuk anak khusus tersebut. Berikut cara memberikan pendidikan dan penanganannyaan
    Tuna netra, biasanya SLB menitikberatkan pendidikkan tuna netra pada faktor kognitif dan melatih kepekaan indera yang lain, seperti: Dipersiapkan untuk meningkatkan kemampuan melalui pendidikkan, baik secara klasikal (oral, braile, dan sebagainya) maupun individual (melatih bakat), di ajarkan untuk tetap melakukan aktivitas gerak meski kemampuan terbatas, didorong untuk bersikap seolah tidak ada handicap, diajarkan untuk memilih cara yang paling cocok dengan dirinya dalam menyelesaikan tugas (misalkan ia lebih suka melakukan cara verbal atau tulisan dengan braile).
    Tuna wicara, biasanya SLB menitikberatkan pendidikkan tuna netra pada faktor kognitif dan melatih kepekaan indera yang lain. antara lain dengan: Home intervention (pelayanan anak dan keluarga sehingga tidak ada perbedaan dalam melatih anak dirumah dan di sekolah. Centered programs (program yang menyesuaikan dengan kondisi anak). Redential school, pendidikan dengan mengunakan asrama dan mengunakan program yang intensif.  Day-school, dan Secondary program on the job training yaitu keterampilan-keterampilan sehingga dapat mencari nafkah sendiri dan mengurangi ketergantunga pada orang lain. Untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dapat dilakukan dengan cara: gesture tangan, melafalkan kata-kata dan membaca gerakan tubuh, melatih indera peraba, dan formal speech training.
    Tuna grahita/mental, memerlukan layanan pendidikan khusus, mereka harus dilatih khusus, terapi, dan psikolog juga merupakan cara yang tepat.
    Tuna daksa/cacat fisik, membutuhkan perhatian dan penanganan yang khusus yang dapat membangun rasa percaya diri individu tersebut sehingga individu tersebut tidak merasa minder dan tidak menghambat perilaku dan kemampuan kognisinya.
    Tuna laras, langkah-langkah pendidikan yang dapat dilakukan disekolah-sekolah khusus adalah sebagai berikut: diajarkan kemampuan untuk dapat menolong diri sendiri, memberi kesempatan berlatih dengan aktif (tetap bergerak dan memberi tanggapan usaha si penderita), memberi pengertian bahwa setiap orang memiliki keterbatasan yang berbeda-beda, mengajarkan komunikasi dengan orang lain sesuai dengan kondisi yang dimiliki, membutuhkan strategi dan proses belajar khusus untuk anak-anak dengan kondisi khusus. Pertolongan khusus yang dibutuhkan anak-anak khusus diketahui melalui diagnosis yang tepat dari seorang spesialis.
Sumber:
Prabowo,H dan Ira Puspitawati. 1997. Psikologi Pendidikan: Seri Diktat Kuliah. Jakarta: Fakultas Psikologi Gunadarma.
Suryabrata,S. 2004. Psikologi pendidikan. Jakarta: Rajawali pers

PENGERTIAN TENTANG PETIR

Petir atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di mana di langit muncul kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan biasanya disebut kilat yang beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar sering disebut Guruh.
Penyebab terjadinya petir adalah perbedaan potensial antara awan dan bumi. Proses terjadinya petir kira-kira seperti ini, awan itu selalu bergerak terus menerus dan selama pergerakannya akan terus berinteraksi dengan awan lainnya sehingga menyebabkan muatan negatif dan positif pada awan memisah. Muatan negatif akan menempati salah satu sisi ( atas atau bawah ) dan muatan positif di sisi yang lain. Oleh karena itu lah awan bisa mengandung muatan. Sedangkan di saat yang bersamaan bumi itu selalu netral, sehingga terjadi perbedaan potensial antara awan dan bumi.
Tipe petir yang paling umum adalah:
  1. Petir dari awan ke tanah (CG). Petir yang paling berbahaya dan merusak. Kebanyakan berasal dari pusat muatan yang lebih rendah dan mengalirkan muatan negatif ke tanah, walaupun kadang-kadang bermuatan positif (+) terutama pada musim dingin.

 2. Petir dalam awan (IC). Tipe yang paling umum terjadi antara pusat muatan yang berlawanan pada awan yang sama. Biasanya kelihatan pada cahaya yang menghambur biasanya berkelap-kelip.
  3. Petir antar awan (CC). Terjadi antara pusat muatan pada awan yang berbeda. Pelepasan muatan terjadi pada udara cerah antara awan tersebut.
    4. Petir awan ke udara (CA). Terjadi jika udara di sekitar awan (+) berinteraksi dengan udara yang bermuatan (-). Jika ini terjadi pada awan bagian bawah maka merupakan kombinasi dengan petir tipe CG. Petir CA tampak seperti jari-jari yang berasal dari petir CG.


Tipe petir menurut muatannya yaitu :
  1. Petir negatif (-), biasanya terjadi sambaran berulang-ulang dan bercabang-cabang.
  2. Petir positif (+), biasanya terjadi hanya satu kali sambaran.


Bahaya petir bagi manusia :
Jika seseorang disambar petir sebesar 50% kemungkinan efeknya akan fatal. Biasanya petir menyambar ke kepala atau salah satu telinga.
Setelah itu petir menyerang lagi kulit tubuh manusia sedalam beberapa cm sehingga terbakar, karena petir merupakan arus listrik yang sangat tiba-tiba.
Orang yang tersambar petir bisa mendapat serangan jantung, buta dan tuli sementara.
 Petir mempunyai efek yang sangat besar bagi korbannya, jika seseorang yang tersambar itu masih bisa hidup dari sambaran petir kebanyakan sarafnya rusak permanen.
Di bawah ini beberapa tips untuk menghindari tersambar petir :
  1. Jika anda melihat kilat atau mendengar gelegar guruh segeralah menuju bangunan yang telah dilindungi dengan penangkal petir atau mendekatlah ke mobil atau truk.
   2. Pakailah sepatu dari kulit atau karet yang tidak bocor, usahakan memakai kaos kaki yang kering, sebagai upaya memisahkan tubuh kita dari tanah sehingga petir enggan melalui tubuh anda.
   3. Jika anda berada diluar rumah hindari area terbuka, tempat ketinggian, berada di lokasi yang berair, di bawah pohon yang tinggi dan benda logam yang menjulang tinggi.
   4. Jika tempat berlindung tidak diperoleh anda harus jongkok tapi hindarkan tangan anda menyentuh tanah dan jangan berbaring, karena akan memudahkan penyaluran tenaga petir ke tanah.
   5. Jika anda berada diluar ruangan jangan berdiri bergerombol dengan orang lain buatlah jarak orang ke orang sekitar lima ( 5 ) meter diantara masing masing orang.
   6. Jika anda berada ditempat terbuka dan merasakan rambut anda berdiri itu pertanda petir akan menyambar anda, anda harus melakukan gerakan rukuk yaitu menekuk badan ke arah depan dan menempatkan tangan diatas kedua lutut.
   7. Jika anda berada dalam ruangan hindarilah dekat pintu, jendela dan tempat yang berair.
   8. Barang barang elektronik seperti televisi , radio , komputer dan lain-lain, sebaiknya dimatikan dan cabut kabel power dari stop kontak listrik. Jika peralatan elektronik tersebut tidak memungkinkan dicabut seperti halnya telepon, menjauhlah dari padanya.
   9. Begitu pula jika anda membawa HP dan Radio Saku matikan segera.
  10. Jika ada korban terkena sambaran petir tangani dengan hati hati dan jangan dibawa bersama barang yang bermuatan listrik agar tidak kembali disambar petir.

Riset awal tentang Petir
Pada awal penyelidikan listrik melalui tabung Leyden dan peralatan lainnya, sejumlah orang (Dr. Wall, Gray, Abbé Nollet) mengusulkan ‘spark’ skala kecil memiliki beberapa kemiripan dengan petir.
Benjamin Franklin, yang juga menemukan lightning rod, berusaha mengetes teori ini dengan menggunakan sebuah tiang yang didirikan di Philadelphia. Selagi dia menunggu penyelesaian tiang tesebut. beberapa orang lainnya (Dalibard dan De Lors) melakukan di Marly di Perancis apa yang kemudian dikenal sebagai eksperimen Philadelphia yang Franklin usulkan di bukunya.
Franklin biasanya mendapatkan kredit untuk menjadi yang pertama mengusulkan eksperimen ini, karena dia tertarik dalam cuaca. (Dia mencipatakan ilmu meteorologi.)

Riset modern tentang petir
Meskipun eksperimen dari masa Franklin menunjukkan bahwa petir adalah sebuah discharge dari listrik statik, hanya ada sedikit peningkatan dalam teori ini selama lebih dari 150 tahun. Pendorong untuk riset baru berasal dari bidang teknik tenaga: jalur transmisi tenaga digunakan dan teknisi ingin mengetahui lebih banyak tentang petir. Meskipun sebabnya diperdebatkan (dan masih berlanjut sampai sekarang), riset menghasilkan banyak informasi baru tentang fenomena petir, terutama jumlah arus dan energi yang terdapat.



Sumber:
http://nanazbazie.wordpress.com/2011/01/29/pengertian-petir-secara-ilmiah/
http://lintasfacebook.blogspot.com/2011/05/bahaya-petir-bagi-manusia-di-musim.html
http://rudikomarudin.blogspot.com/2011/03/bahaya-petir-bagi-manusia-di-musim.html
http://mutmainna-alone.blogspot.com/2009/10/pengertian-petir.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Petir




Sabtu, 10 Maret 2012

Penemu mesin uap James Watt

pernah terbayangkah di benak kita apa yang membuat terjadinya revolusi industri? atau siapa tokoh kunci revolusi industri? yak... James Watt (19 January 1736 - 25 Agustus 1819). Dia adalah penemu yang mengembangkan mesin uap yang menjadi dasar dari Revolusi Industri. Sebenarnya, Watt bukanlah orang pertama yang membuat mesin uap. Rancangan serupa disusun pula oleh Hero dari Iskandariah pada awal tahun Masehi. Di tahun 1686 Thomas Savery mempatenkan sebuah mesin uap yang digunakan untuk memompa air, dan di tahun 1712, seorang Inggris Thomas Newcomen, mempatenkan pula barang serupa dengan versi yang lebih sempurna, namun mesin ciptaan Newcomen masih bermutu rendah dan kurang efisien, hanya bisa digunakan untuk pompa air dari tambang batubara.
James Watt lahir pada tanggal 19 Januari, 1736 di Greenock, satu kota pelabuhan laut di Firth Clyde, Skotlandia, Birmingham, Inggris. Ayahnya adalah pemilik kapal dan kontraktor, sedangkan ibunya Agnes Muirhead datang dari keluarga terhormat dan berpendidikan.
Watt bersekolah secara tak teratur dan lebih banyak mendapat pendidikan di rumah oleh ibunya. Dia menunjukkan ketangkasan yang luar biasa dan bakat untuk ilmu pasti seperti matematika.
Ketika dia berumur 18 tahun, ibunya meninggal dan kesehatan ayahnya perlahan-lahan mulai merosot, Watt melakukan perjalanan ke London untuk melanjutkan study tentang pembuatan instrument dan peralatan selama satu tahun, kemudian kembali ke Skotlandia dengan tujuan membuat sendiri bisnis pembuatan instrumennya. Tetapi karena dia tidak menyelesaikan tujuh tahun study nya sebagai apprentice (murid yang bekerja sambil belajar), permohonan untuk membuka bisnis tersebut terhambat. Dengan dibantu oleh tiga orang professor yang ada di Universitas Glasgow, James Watt akhirnya diberi kesempatan untuk membuka workshop (bengkel) kecil di universitas.
Empat tahun setelah membuka tokonya, James Watt mulai melakukan percobaan dengan uap, Watt menjadi tertarik dengan ihwal mesin uap di tahun 1764 tatkala dia sedang membetulkan mesin ciptaan Newcomen.
Keberhasilan Watt pertama yang dipatenkannya di tahun 1769 adalah penambahan ruang terpisah yang diperkokoh. Dia juga membuat isolasi pemisah untuk mencegah menghilangnya panas pada silinder uap, dan di tahun 1782 dia menemukan mesin ganda. Dengan beberapa perbaikan kecil, pembaruan ini menghasilkan peningkatan efisiensi mesin uap dengan empat kali lipat atau lebih.
Watt juga menemukan (di tahun 1781) seperangkat gerigi untuk mengubah gerak balik mesin sehingga menjadi gerak berputar. Alat ini meningkatkan secara besar-besaran penggunaan mesin uap. Watt juga berhasil menciptakan pengontrol gaya gerak melingkar otomatis (tahun 1788), yang menyebabkan kecepatan mesin dapat secara otomatis diawasi. Juga menciptakan alat pengukur bertekanan (tahun 1790), alat penghitung kecepatan, alat petunjuk dan alat pengontrol uap sebagai tambahan perbaikan peralatan yang lainnya.
Meski tidak memiliki bakat berbisnis, di tahun 1775 Watt melakukan persekutuan dengan Matthew Boulton, seorang insinyur, dan seorang pengusaha yang cekatan. Selama dua puluh lima tahun sesudah itu, perusahaan Watt dan Boulton memproduksi sejumlah besar mesin uap dan keduanya menjadi kaya raya. Mesin uap bekerja ganda penemuan Watt tahun 1769 adalah penemuan mesin uap yang memainkan peranan penting dalam Revolusi Industri. Sebab sebelum mesin uap penemuan James Watt ada, tenaga uap digunakan untuk kincir angin dan putaran air saja, sumber pokok tenaga mesin terletak pada tenaga manusia. Faktor ini amat membatasi kapasitas produksi industri. Berkat penemuan mesin uap, keterbatasan ini tersingkirkan. Sejumlah besar energi kini dapat disalurkan untuk hal-hal yang produktif yang menanjak dengan teramat derasnya. Embargo minyak tahun 1973 membuat kita sadar betapa sengsaranya jika bahan energi berkurang dan mampu melumpuhkan industri. Pengalaman ini, pada tingkat tertentu, mendorong kita membayangkan arti penting Revolusi Industri berkat penemuan James Watt.
Di samping manfaat tenaga untuk pabrik, mesin uap juga punya guna besar di bidang-bidang lain. Di tahun 1783, Marquis de Jouffroy di Abbans berhasil menggunakan mesin uap untuk penggerak kapal. Di tahun 1804, Richard Trevithick menciptakan lokomotif uap pertama. Tak satu pun dari model-model pemula itu berhasil secara komersial. Dalam tempo beberapa puluh tahun, barulah baik kapal maupun kereta api menghasilkan revolusi baik di bidang pengangkutan darat maupun laut.
Revolusi Industri berlangsung hampir berbarengan dengan Revolusi Amerika maupun Perancis. Meskipun waktu itu tampaknya sepele, kini tampak jelas betapa Revolusi Industri itu seakan digariskan mempunyai makna jauh lebih penting untuk peri kehidupan manusia ketimbang arti penting revolusi politik. James Watt, oleh sebab itu tergolong salah seorang yang punya pengaruh penting dalam sejarah. Dan namanya "Watt" diabadikan dan dijadikan sebagai satuan energi dengan symbol W oleh International System of Units (atau 'SI') seperti yang kita kenal sekarang.

Senin, 28 November 2011

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati, karena itu menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.

pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam:
a.   Berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
b.   Berasal dari ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut.
c.   Berasal dari hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi maka pandangan hidup itu disebut ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya ideologi politik. Jika organisasi itu Negara, ideologinya disebut ideologi Negara.

Pandangan hidup mempunyai beberapa unsur yaitu:

Cita – cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita – cita merupakan pandangan masa depan.

Kebajikan adalah perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma – norma agama dan etika.

Usaha/ perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita – cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/ perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia.

Keyakinan atau Kepercayaan berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution ada 3 Aliran Filsafat, antara lain :
  • Aliran Naturalisme,
  • Aliran Intelektualisme, dan
  • Aliran Gabungan.
          Jika aliran ini digabungkan dengan pandangan hidup maka akan timbul 2 kemungkinan yaitu :
  • Pandangan Hidup Sosialisme, dan
  • Pandangan Hidup Sosialisme Religius.
        Ajaran Agama ada 2 yaitu :Ajaran Agama yang Dogmatis, dan Ajaran Agama dari pemuka agama

Langkah – Langkah Berpandangan Hidup yang Baik, antara lain :
Mengenal: merupakan suatu kodrat bagi manusia dan tahap pertama dalam melakukan setiap aktivitas hidupnya
Mengerti: tahap kedua ini dimaksudkan mengerti akan pandangan hidup dan memegang peranan penting. Karena dengan mengerti, ada kecerendungan untuk tunduk pada pandangan hidup itu dan cenderung untuk mengikuti apa yang terdapat dalam pandangan hidup itu sendiri.
Menghayati: selanjutnya setelah mengerti pandangan hidup adalah menghayati pandangan hidup. Dengan menghayati pandangan hidup, kita akan memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran dari pandangan hidup itu sendiri
Meyakini: setelah mengetahui kebenaran dan validitasnya, baik secara kemanusiaan, maupun ditinjau dari segi kemasyarakatan, kita hendaknya harus meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati. Meyakini ini merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan dalam hidup ini
Mengabdi: merupakan hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya sendiri, ataupun lebih-lebih oleh orang lain.
Mengamankan: tahap dari langkah terakhir yang tidak mungkin atau sedikit kemungkinan bila kita belum mendalami langkah yang sebelumnya lalu akan ada proses mengamankan ini.

Manusia dan Keadilan

Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang.. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa “Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran”.

Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dan masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasamya paling cocok baginya (The man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral.                                                                                                Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk memberi tempat yang selaras kepada bagian-bagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik.
 Keadilan Distributif
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally).

Keadilan Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam rnasyarakat Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.

Keadilan social
untuk mewujudkan keadilan sosial itu, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk, yakni :
1) perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan
kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesarna, menjaaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta
mengh
ormati hak-hak orang lain.
3) sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
4) sikap suka bekerja keras
5) sikap menghargai hasil karya orang lain yang bemianfaat untuk mencapai kemajuan dan
kesejahteraan bersama
Keadilan dan ketidak adilan tidak dapat dipisahkan dalarn kehidupan manusia karena dalam hidupnya manusia menghadapi keadilan / ketidakadilan setiap hari. Oleh sebab itu keadilan dan ketidakadilan, menimbulkan daya kreativitas manusia. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidakadilan, seperti drama, puisi, novel, musik dan lain-lain.
Berbagai macam keadilan
1. Keadilan legal atau keadilan moral
2. Keadilan distributive
3. Keadilan komutatif
Kejujuran
Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya. apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir malalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.
Kecurangan
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atad tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebagai lawan jujur. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita.
Pemulihan nama baik
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik. Tingkah laku atau perbuatan yang baik dengan nama baik itu pada hakekatnya sesuai dengan kodrat manusia, yaitu :
a) manusia menurut sifat dasamya adalah mahluk moral
b)ada aturan-aturan yang berdiri sendiri yang hams dipatuhi manusia untuk mewujudkan
dirinya sendiri sebagai pelaku moral tersebut.
Pembalasan
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. reaksi itu dapat berupa perbuatan yang setimpal, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.